Sultan Banjar H.Khairul Saleh memberikan pusaka Parang Bungkul Kepada Kolonel Inf Yudianto Putra Jaya/telusur.co.id-Aju

telusur.co.id–Kesultanan Kerajaan Banjar kembali menyerahkan satu buah benda pusaka nya kepada seorang yang dianggap tokoh dan berjasa kepada Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebuah benda pusaka bernama Parang Bungkul Kayutangi era Kesultanan Banjar pada upacara serah terima jabatan Danrem 101 Antasari dari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya ke Kolonel Arm Syaiful Rahman, di Mako Korem 101 Antasari, Rabu (19/9).

Penyerahan satu buah pusaka kepada mantan Dandrem 101 Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya ini, menurut Sultan Banjar Sultan Haji Khairul Saleh Al-Mu’tashim Billah sebagai salah satu penganugerahan dan bentuk cindera hati dari Kesultanan Banjar atas pengabdian dan peran sertanya di banua Banjar.

“Penganugerahan ini diawali dengan prosesi adat, dimana diserahkan sebagai kenang-kenangan dan ikatan persaudaraan dengan kerabat Kesultanan Banjar,” papar Khairul Saleh.

Menurut Sultan Khairul Saleh, filosopi dari parang Bungkul Kayutangi ini mempunyai tuah berpengaruh luas, pertahanan dan keberanian tinggi.

Dijelaskannya, saat masa perang Banjar, parang Bungkul Kayutangi dijadikan sebagai senjata perang di kerajaan Banjar.
“Selain untuk alat perang, parang Bungkul Kayutangi bisa dilakukan untuk segala macam aktivitas masyarakat Banjar,” pungkas mantan Bupati Banjar ini.(Aju).

Bagikan Ini :