FOTO: Humas Kemenkop UKM

telusur.co.id- Guna menambah wawasan dan pemahaman dalam menerapkan standar mutu produk yang dihasilkan, meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), Kemenkop dan UKM menggelar kegiatan konsultasi dan pemberkasan dalam rangka standarisasi dan sertifikasi produk KUMKM yang potensial ekspor di Gorontal.

Pelaksana tugas (Plt) Asdep Standardisasi dan Sertifikasi Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Sitti Darmawasita mengatakan, meski persaingan perdagangan produk khususnya pangan makin sengit, namun suatu produk akan tetap mendapat permintaan tinggi apabila standar mutu produk bisa dipertahankan serta dijaga konsistensinya.

Standardisasi dan sertifikasi diperlukan antara lain untuk mencegah pangan dari kemungkinan pencemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi.

“Pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM berupaya meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing serta muwujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima telusur.co.id, Kamis (20/9/18)

“Untuk mewujudkan itu, maka Kementerian Koperasi dan UKM melalui Asisten Deputi Standardisasi dan Sertifikasi memfasilitasi Standarisasi dan Sertifikasi Produk KUMKM supaya mampu tumbuh menjadi usaha yang berkelanjutan dengan skala yang lebih besar,” tambahnya.

Sitti menjelaskan tahun ini, Kemenkop UKM menargetkan akan menfasilitasi 2500 UKM dalam hal standarisasi dan sertifikasi, yang terdiri dari merek sebanyak 1514 UKM, dan untuk label halal sebanyak 100 UKM serta PIRT/ISO/HACCP sebanyak 336 UKM, selain itu untuk hak cipta sebanyak 556 UKM.

Sitti menegaskan jika para pelaku usaha sudah memiliki standarisasi dan sertifikasi usaha, maka akses untuk menuju permodalan dalam mengembangkan usaha akan terbuka lebar.

“Kedepan saya berharap, para pelaku KUMKM, dapat terus melakukan perubahan dan perbaikan, baik dibidang produksi, inovasi, standarisasi, sertifikasi, manajemen, pemasaran untuk menghasilkan produk yang kompetitif, baik dari segi harga dan kualitas sehingga dapat bersaing dipasar global,” ungakapnya.[Ipk]

Bagikan Ini :