telusur.co.id – Peristiwa pencoretan Kereta mass rapid transit (MRT) yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab membuat banyak pihak mengelus dada, termasuk Komisioner Ombudsmen Alvin Lie.

Bahkan, dalam akun twitternya, Alvin Lie mencurahkan kemarahannya dengan mendesak agar aparat menangkap pelakunya serta dihukum setimpal.

“Benar-benar kebangetan hobby kok merusak fasilitas publik,” tegas Alvin @alvinlie21, Sabtu.

Bekas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mendesak jika pelakunya kalau berhasil ditangkap sebaiknya dihukum suruh dorong kereta MRT sejauh 5 kilometer. “Keterlaluan! Belum dipakai, kereta MRT sudah dicoret-coret,” katanya kesal.

Seperti diketahui, Kereta mass rapid transit (MRT) ditemukan dalam kondisi dicoret-coret. Sebuah rangkaian kereta jadi korban vandalisme pihak tak bertanggung jawab.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Tubagus Hikmatullah, lewat keterangan tertulis yang diterima, Jumat (21/9/2018) mengungkapkan telah terjadi aksi tidak bertanggung jawab vandalisme dalam bentuk coretan grafiti pada badan luar kereta nomor tiga di rangkaian kereta kedelapan (K1 1 18 45) MRT Jakarta.

Dia mengatakan kereta tersebut masih berstatus ‘dalam tanggung jawab kontraktor’. Sebab, kereta masih dalam tahap pengujian dan belum diserahkan kepada PT MRT Jakarta. (ham)

Bagikan Ini :