telusur.co.id – Belum bangkitnya rupiah terhadap dolar mendapat tanggapan dari Calon Presiden Nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Menurut dia, melemahnya mata uang Indonesia secara otomatis berdampak pada kondisi perekonomian saat ini.

“Mata uang lemah adalah cermin daripada ekonomi yang lemah,” ucap dia di hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/18).

Seharusnya kata mantan danjen Kopassus, perekonomian bisa saja menguat asalkan mata rupiah kembali menguat.

Dengan Kondisi Rupiah yang saat ini mendekati angka Rp 15.000 per 1 Dolar AS membuat kondisi ekonomi semakin terjepi.

“Kalau Ekonomi mau kuat, rupiah harus kembali menguat,” imbuhnya.

Oleh sebab itu Ia mengatakan Indonesia sedang dalam kondisi tidak baik. “Jadi kesimpulan semua indikator mendunjukkan kita dalam kondisi tidak baik,” tukasnya.[far]

Bagikan Ini :