telusur.co.id – Sesaat sebelum mendarat keindahan pulau Selayar terlihat dari atas pesawat. Dan pegunungan yang mengelilingi pulau Selayar tampak begitu dekat. Di beberapa titik tampak deretan pohon kelapa sepanjang pantai. Menyejukkan pandangan mata melihat pulau Selayar nan indah terlihat dari ketinggian pesawat. Belum lagi panorama lain berupa gumpalan awan yang berlarian seperti susul menyusul.

Setelah keluar dari bandara H. Aroeppala Selayar yang terletak di Kota Benteng, ibu kota Kabupaten Kepulauan Selayar, keramahan dan kesejukan pulau yang juga dikenal dengan sebutan “Bumi Tanadoang” ini mulai terasa. Jalanan terlihat mulus, lalu lintas tampak lengang, tidak dijumpai ada kemacetan. Alamnya segar membuat kita merasa tenteram berada di sana.

Di Pulau itulah MPR RI bekerja sama dengan Komunitas Aliyah Mustika Ilham (KAMI) melaksanakan salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui seni budaya. Bertempat di Taman Pelangi Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan mengadakan pagelaran seni budaya dengan tema “Pentas Seni Kreatifitas Pemuda” yang menampilkan di antaranya adalah Tarian 4 Etnis, Tarian Pepe-Pepe Rimakka, Rampak Gendang pada Sabtu 22 September 2018.

Pagelaran seni budaya dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di pulau yang berjuluk “Bumi Tanadoang” ini dihadiri anggota MPR RI yaitu Drs. H. Irgan Chairul Mahfiz, M.Si. (Fraksi PPP), Aliyah Mustika Ilham (Fraksi Demokrat), Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, SE. MM., Asisten I Pemda Kabupaten Selayar Suhardi, anggota DPRD Miswar Wahyudi Nasirleha, Sukri, dan para tokoh masyarakat Selayar.

Irgan Chairul Mahfiz mewakili Pimpinan MPR dalam sambutannya sekaligus membuka pagelaran ini mengatakan MPR memanfaatkan seni budaya sebagai media sosialisasi. Sebab melalui pagelaran seni budaya “Pentas Seni Kreatifitas Pemuda” yang megah ini adalah acara yang sangat digemari masyarakat dan memiliki nilai-nilai adi luhung bangsa Indonesia. Selain itu, pesan-pesan yang disampaikan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat dan mari kita dijadikan sebagai alat perekat NKRI.

Pemahaman Empat Pilar sangat penting kita jadikan sebagai penyemangat untuk mempertahankan persatuan dari pengaruh negatif terhadap masyarakat baik pengaruh interaksi yang datang dari dalam maupun dari luar.

Ia mengajak untuk menangkal arus modernisasi yang membawa efek negatif dan meminta kepada masyarakat untuk menjadikan pagelaran seni budaya Empat Pilar MPR RI ini bagian dari cara kita untuk mempertahankan kesatuan untuk menuju Indonesia yang lebih sejahtera.

Selanjutnya, Irgan mengharapkan melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) masyarakat Selayar yang memiliki potensi budaya daerah yang sangat mempesona nan indah serta beragam yang terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya ini sebagai bangsa yang besar.

Kepala Biro Humas Setjen, MPR Siti Fauziah. sebagai panitia pelaksana pagelaran dalam laporanya mengatakan MPR melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan melalui seni budaya ini bekerjasama dengan Komunitas Aliyah Mustika Ilham (KAMI) Selayar. Pagelaran seni budaya ini dilaksanakan bertujuan untuk memahami dan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, dalam pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat.

Siti menambahkan sosialisasi melalui pentas seni budaya adalah salah satu bentuk apresiasi dan langkah konkret MPR RI dalam melestarikan warisan budaya, khususnya seni budaya tradisional yang telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia. Yang terpenting, pesan-pesan Empat Pilar MPR RI dapat tersampaikan ke masyarakat melalui pagelaran seni budaya. Tidak hanya sebagai tontonan tapi juga harus bisa menjadi tuntunan pada kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Asisten I Pemda Kabupaten Selayar Suhardi yang mewakili Bupati Selayar dalam sambutannya menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran seni budaya ini dapat kiranya menggali potensi yang terkandung dalam kesenian Selayar yang multi etnis itu untuk dapat menjaga keutuhan NKRI.

“Dan mengucapkan terima kasih kepada MPR yang telah melaksanakan “Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran “Pentas Seni Kreatifitas Pemuda” di Kabupaten Selayar, serta mengajak hadirin dan masyarakat kepulauan Selayar untuk berpartisipasi dengan harapan bisa melestarikan seni budaya yang kita banggakan ini,” katanya.

Pada akhir pagelaran dilaksanakan pembagian buku Empat pilar MPR RI kepada sanggar seni Tanadoang, Forum Komunitas Kelong, MAN Selayar serta sanggar seni Darul Ilmi di daerah Kepuluan Selayar.[far]

Bagikan Ini :