telusur.co.id – Militer Rusia dan Turki telah menyepakati perbatasan zona demiliterisasi di sekitar Idlib. “Baru kemarin atau sehari sebelumnya, militer Rusia dan Turki menyetujui batas-batas konkrit dari zona demiliterisasi,” kata Lavrov kepada wartawan selama kunjungan ke Sarajevo.

Moskow mengatakan zona demiliterisasi akan membantu menghentikan serangan dari Idlib pada posisi tentara Suriah dan pangkalan militer Rusia di wilayah tersebut.

Keamanan di daerah itu akan diawasi oleh kontingen Turki dan polisi militer Rusia. Perjanjian itu akan mencegah tindakan militer terhadap Idlib, kata menteri pertahanan Rusia.

“Ini adalah langkah menengah … tetapi langkah yang diperlukan,” kata Lavrov tentang zona itu.

“Pada pertengahan Oktober, semua [pejuang dari Hay’et Tahrir al-Sham] harus meninggalkan zona demiliterisasi ini, dan semua peralatan militer yang berat harus ditarik keluar dari sana,” katanya.

Pada hari Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyetujui pembentukan zona 15-20km. (ham)

Bagikan Ini :