BPJS Kesehatan/Net

telusur.co.id – Krisis yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, harus segera di evaluasi secara menyeluruh.

Begitu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/9/18).

“Ini suatu yang ironis kalau sistim BPJS ini banyak kelemahan-kelemahannya. Saya kira harus ada evaluasi dari sistem BPJS,” kata dia.

Menurut Fadli, BPJS kesehatan saat ini memiliki tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Karena, masyarakat merasa ringan dengan jaminan kesehatan.

Namun, jika lembaga non pemerintah ini mengalami masalah, bukan tidak mungkin masyarakat dan pihak Rumah Sakit (RS) bakal kecewa.

“Sekarang itu kan kesehatan menjadi permasalahan yang basic dan serius bagi masyarakat, jadi harus ada evalusi seriuslah dari sitem BPJS,” imbuh dia.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan memperkirakan bakal mengalami defisit mencapai Rp16,5 triliun pada tahun 2018.

Rincian defisit itu antara lain mencakup defisit yang belum teratasi pada tahun 2017 sebanyak Rp 4,4 triliun, dan proyeksi defisit di tahun 2018 sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) sejumlah Rp12,1 triliun.

Kemudian, BPJS Kesehatan berupaya melakukan efisiensi pengeluaran untuk mengurangi defisit anggaran.

Antara lain, dengan mengeluarkan Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 2, 3 dan 5 Tahun 2018, yang mulai berlaku 21 Juli 2018.[far]

Bagikan Ini :