telusur.co.id- Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring memastikan, pihaknya sangat mendukung program Kementerian Pariwisata dalam membangun Kawasan Ekononi Khusus (KEK) Pariwisata di beberapa daerah.

“Pasalnya, bila satu destinasi wisata di daerah mengalami peningkatan kualitas, maka kinerja koperasi dan UMKM yang ada di sana akan ikut meningkat,” kata Meliadi saat memberikan sambutan pada acara Rakornas Pariwisata III 2018 di Jakarta, Rabu (26/9/18).

Menurut Meliadi, jika pengembangan pariwisata dan kualitas UMKM meningkat, maka rasio kewirausahaan juga akan ikut naik. Dampaknya, kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan akan menurun dengan signifikan.

“Kami terus mendorong pelaku KUMKM berperan besar dalam pengembangan sektor pariwisata di Indonesia,” imbuhnya.

Selain itu, Meliadi menyambut baik penandatanganan antara Kemenkop UKM dengan Kemenpar dalam mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan kualitas seluruh pelaku usaha di sektor pariwisata.

Meliadi menuturkan, ada tiga poin utama dalam MoU Kemenkop dan Kemenpar yaitu mendorong akses pemasaran dan pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata, serta meningkatkan kapasitas usaha dan pelaku usaha KUMKM sektor pariwisata. “Akses pemasaran, kita memiliki gedung Smesco Indonesia yang menjual produk unggulan seluruh provinsi di Indonesia. Untuk akses pembiayaan, kita memiliki KUR dengan bunga murah 7 persen, KUR khusus pariwisata, KUR Mikro, dana bergulir dari LPDB KUMKM”, papar Meliadi.

Pihaknya juga memiliki banyak program pelatihan, khususnya yang terkait dengan sektor pariwisata. “Intinya, kita turut memberikan pelatihan tidak hanya kepada pelaku usaha KUMKM, melainkan juga pada masyarakat sekitar. Kita mengajak masyarakat untuk menerima kultur pariwisata yang sudah berkembang di satu destinasi wisata. Masyarakat diharapkan mampu menerima dan beradaptasi,” tandasnya. [Ham]

 

Bagikan Ini :