telusur.co.id- Mantan pemain depan Manchester United (MU) Dimitar Berbatov meminta agar gelandang Paul Pogba dan pelatih Jose Mourinho untuk menahan diri tidak berdebat di depan umum.

“Saya benar-benar kaget bahwa mereka telah sampai ke tahap ini. Perihal semacam ini seharusnya tetap disimpan rapat-rapat dalam internal tim,” ujar Berbatov dikutip dari laman Football 365.

Polemik ini dikabarkan lantaran adanya friksi antara gelandang Paul Pogba dan pelatih Jose Mourinho.

Awalnya, Mourinho memutuskan untuk tak lagi memercayakan ban kapten kepada Pogba usai laga melawan Derby County. Atas hal tersebut, Berbatov menilai, sesuatu yang wajar jika ada pelatih yang murka jika Pogba tak memberikan komentar miring terkait strateginya.

Apalagi, pemain asal Prancis itu sempat mengatakan bahwa hasil imbang dengan skor 1-1 timnya saat menghadapi Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris beberapa waktu lalu , karena strategi defensif Mou.

“Pogba pasti telah memprovokasi dirinya, entah itu soal komentarnya pada laga melawan Wolves atau yang lain,” imbuh Berbatov.

“Di sisi lain, argumen Pogba memiliki dampak pada pemain lain serta pada penampilan tim di atas lapangan,”sambungnya.

Tak hanya itu, Berbatov mengaku geram terhadap pemberitaan tentang internal MU yang dianggap pecah. Sebagai mantan pemain, Berbatov berharap Setan Merah baik-baik saja.”Saya bosan bangun dan melihat ini menjadi berita utama,” bebernya.

“Sepak bola seharusnya tentang apa yang terjadi di lapangan, bukan siapa yang memiliki hal memalukan terbesar. Ini adalah situasi yang bodoh!” tandasnya.[Ham]

Bagikan Ini :