foto/dn.no

telusur.co.id- Iran menganggap ditertawakannya pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trumpt oleh pemimpin dunia, dalam forum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan aib politik.

Negeri Para Mullah menilI, tertawaan pemimpin dunia terhadap Trump mengisyaratkan bahwa AS kini semakin terisolasi.

“Pesan dari tertawaan ini adalah runtuhnya kedok Anda dan meningkatnya isolasi terhadap Amerika, dan itu merupakan aib politik yang besar,” kata Kepala Garda Revolusioner Iran (IRGC), Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari, disitat kantor berita Fars News dan dilansir Reuters, Kamis (27/9/18).

Diketahui, para pemimpin dunia dan delegasi menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa (25/9) waktu setempat. Mereka tertawa lepas dan saling berbisik saat Trump dalam pidatonya membanggakan pencapaian ‘luar biasa’ pemerintahan AS.

“Anda melihat dan mendengar tawa mereka,” imbuh Ali Jafari. “Anda bisa meyakini bahwa rakyat Iran dan sekitarnya tertawa pada klaim Anda yang sepenuhnya salah dan konyol, tapi Anda tidak bisa mendengar tawa mereka dari kejauhan,” sambungnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menilai ‘negeri abang sam’ telah ‘menyalahgunakan’ forum DK PBB. Akibatnya AS kini ‘semakin terisolasi’.

“AS telah menyalahgunakan UNSC (Dewan Keamanan PBB) hanya untuk mendapati mereka semakin terisolasi dalam pelanggaran #JCPOA dan resolusi SC (Dewan Keamanan) 2231. Kapan mereka akan belajar?” cuit Zarif via Twitter.[Ham]

Bagikan Ini :