telusur.co.id – Lemahnya mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat  yang semakin mengenaskan membawa ekonomi Indonesia berada dilevel waspada.

Begitu disampaikan Pengamat ekonomi, Ichsanurdin Noorsy kepada telusur.co.id Kamis (27/9/18).

“Indonesia rawan bukan krisis,” ucap Ichsan

Jika nilai rupiah terhadap dolar terus mengalami penurunan mencapai Rp15.000, maka akan berdampak pada lemahnya daya beli masyarakat.

“Daya beli berkurang. Karena nilai dolar yang tinggi,” ucapnya kembali.

Sedangkan dari sisi kepercayaan masyarakat pada pemerintah lanjut pria berusia 60 tahun, bakal semakin menurun.

untuk menyikapketerpurukan rupiah ia meyarankan pemerintah segera melakukan pembenahan mulai dari Sumber Daya produksi, diatribusi dan konsimsi.

Diketahui nilai tukar rupiah terhadap dolar hingga siang ini berada dikisaran Rp14.908, dibanding hari hari sebelumnya yang sebesar Rp14.900.[far]

Bagikan Ini :