Net

telusur.co.id – Kuasa hukum Mohammad Taufik, Yupen Hadi akan melaporkan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Adapun rencana pelaporannya, akan dilakukan pada hari ini, Jumat (7/9/18). Pihaknya menganggap KPU DKI tidak melaksanakan keputusan Bawaslu, yakni meloloskan Mohammad Taufik sebagai bakal calon legislatif anggota DPRD DKI pada pemilu 2019.

“Kita laporkan karena abai atas putusan Bawaslu,” kaya Yupen.

Diketahui, Bawaslu DKI memerintahkan KPU DKI untuk melaksanakan putusan tersebut terhitung tiga hari kerja setelah dibacakan pada Jumat (31/8) berakhir pada Rabu (5/9) kemarin.

BACA JUGA :  Misbakhun: Pertumbuhan Ekonomi Harus Langsung Dirasakan Rakyat

Namun, KPU DKI Jakarta menunda untuk menjalankan putusan tersebut karena mematuhi Surat Edaran KPU RI Nomor 991 Tahun 2018.

Dengan alasan KPU Provinsi dan klKabupaten/Kota diminta untuk menunda pelaksanaan putusan Bawaslu sampai keluar putusan uji materi Mahkamah Agung terhadap Peraturan KPUNomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Legislatif.

Aturan tersebut, diujimaterikan upaya melarang mantan narapidana korupsi mengikuti proses pilihan legislatif. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini