Mendag RI, Eggartiasto Lukita/Net

Oleh: Muslim Arbi

Koordinator Indag Watch

Mengapa Mentri Perdagangan, Enggartiasto Lukita tidak segera di pecat oleh Presiden Joko Widodo? Padahal kalau di runut daftar “dosa” nya sudah sangat bejibun. Meski desakan ber tubi tubi datang dari berbagai pihak.

Di antara daftar dosa itu nya; misalnya; soal terkait dengan BLBI, impor gila-gilaan, membuat rupiah terpuruk terus karena impor tinggi; tidak bisa genjot ekspor untuk tambah devisa sehingga perdagangan defisit terus dan sebagai nya. Bahkan tidak berprestasi selama menjabat sebagai Mendag.

Beberapa catatan berikut ini bisa mengungkap alasan alasan itu. Setidak nya ada 4 alasan utama; mengapa Jokowi belum juga segera memecat Enggar.

1. Jokowi takut pada Surya Paloh. Selain memiliki media tv dan koran. Surya Paloh adalah ketua Umum Nasdem. Kekuatan media dan parpol pendukung bisa sebagai pertimbangan Jokowi takut terhadap Surya Paloh. Ada dugaan kuat Enggar bisa saja di jadikan Auto Teller Machine (ATM) oleh Partai. Tentu nya Surya akan full back up kader nya yang ditengarai terlibat dana cessie Bank Bali ini.

BACA JUGA :  Copot Menteri Enggar Dan Rizal Ramli Penggantinya

2. Jokowi takut terhadap Enggar, karena bisa saja diduga Jokowi terima dari Impor untuk pundi pundi Pilpres. Takut Enggar nyanyi kalau dia buru buru di pecat. Meski sdh ada audit BPK yang temukan sejumlah kesalahan fatal Enggar dalam keluarkan izin impor.

3. Jokowi takut di belakang Enggar yang selama ini mensupport dana saat di Pilgub DKI mau pun saat di Pilpres 2014. Nah kekuatan di belakang Enggar ini yang bisa bikin Jokowi ketar ketir.

4. Di duga, bisa saja Enggar masukkan dana Triliunan dari Impor pangan bagi Jokowi. Karena menurut perhitungan Rizal Ramli; Dana haram Triliunan bisa masuk dari impor pangan. Dan hal ini, bisa menjadi faktor ketakutan utama? Takut terbongkar kalau Enggar di copot?

BACA JUGA :  Copot Menteri Enggar Dan Rizal Ramli Penggantinya

Empat ketakutan di atas bisa membuat Jokowi lembek dan tidak mampu bertindak, meski “dosa” Enggar dalam importasi pangan membuat perekonomian negara terpuruk.

Tetapi, jika Jokowi tidak segera pecat Enggar meski desakan dari berbagai kalangan sudah membentuk opini publik. Maka Jokowi lah yang dipastikan menuai getahnya ditahun politik ini dengan tetap pertahankan Enggar.

Bukan elektabilitas Jokowi saja yang tergerus. Tapi dunia usaha dan publik semakin tambah kehilangan trust terhadap mantan walikota Solo ini

Apalagi isu soal impor pangan yang lukai petani dan menghancurkan produk pertanian kita sudah menjadi isu yang menyatukan gerakan mahasiswa di berbagai kampus.

Akhir nya; Jokowi dan Enggar bisa di jadikan musuh bersama di kalangan mahasiswa dan aktifis pergerakan.(***).

 

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini