Net

telusur.co.id – Bencana alam yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia diharapakn tidak dijadikan sebagai komoditas politik, oleh peserta Pemilu 2019.

Imbauan itu disampaikan anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawa di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/18).

Adapun komoditas politik yang dimaksudnya, memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana, tetapi disertai dengan embel-embel dan atribut politik, seperti bendera, foto, maupun alat peraga lain yang mengandung unsur visi, misi, dan citra diri peserta pemilu.

“Dipersilakan memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi tanpa embel-embeli kepentingan politik tertentu,” kata Wahyu.

Akan tetapi, terkait alat transportasi yang berlogo dalam memberikan bantuan kemanusiaan KPU memakluminya. Sebab, biasnya partai politik ataupun elite partai sudah lebih dulu menyertakan logo atau citra dirinya dalam alat transportasi mereka.

“Untuk jenis mobil yang memang dibranding untuk kepentingan sosial tentu saja diperbolehkan, itu sesuai dengan aturan KPU,” kata Wahyu.

Jika ditemukan bantuan yang disertai embel-embel kampanye, kata Wahyu, Bawaslu bisa menindaknya sebagai pelanggaran kampanye. [ipk]

Bagikan Ini :