Akasi Damai Jamaah dan travel umrah kalsel tebtang visa biometrik/Achmad Juhriansyah

telusur.co.id-Sekitar 50 jamaah umroh dan biro travel serta agen perjalanan umroh melakukan aksi damai ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Kalimantan Selatan, Rabu (3/10) sekitar pukul 10.00 wita.

Kedatangan calon tamu Allah ini, untuk melakukan protes terkait adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menerapkan sistem visa umrah berupa Visa Fasilitating Service atau VFS biometrik berupa perekaman sidik jari dan wajah bagi pemohon visa umrah dan haji dari Indonesia.

“Kami menolak keras akan diberlakukannya visa biometrik yang rencana berlaku mulai 24 Oktober 2018,” ujar Saridi Salimi, ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Khusus (FK PPIU HK) Kalimantan Selatan mewakili peserta aksi damai.

Aksi Damai Jamaah Umrah Dan Travel Di Kalsel/Achmad Juhriansyah

Saridi menjelaskan, aksi penolakan dilakukan karena sistem baru ini tidak sesuai dengan kondisi geografis di Indonesia khusus nya Kalimantan Selatan yang ada beberapa daerah yang sangat jauh dari pusat kota provinsi.

“Kita ketahui wilayah geografis Kalimantan Selatan daerah sungai dan pegunungan sehingga lokasi nya sangat jauh dari lokasi perekaman yang ditunjuk. Ditambah calon jamaah dari daerah yang jauh tentu akan membuat mahal karena harus ada biaya tambahan lagi karena informasi yang didapat jamaah harus melakukan perekaman di Jakarta,” tambah Saridi.

Sementara itu, pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan mengaku akan langsung memberitahu pihak Kementerian Agama RI akan ada aksi penolakan di Kalimantan Selatan terkait rencana pemberlakuan Pemerintah Arab Saudi yang menerapkan sistem visa umrah berupa Visa Fasilitating Service atau VFS biometrik.

“Perlu diketahui rencana ini pemberitahuan nya belum juga kami terima, sehingga kami minta ditangguhkan sampai sudah benar benar tersosialisasi,” jelas Zainal Arifin Kepala Sesi Pembinaan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan dihadapan calon jemaah dan perwakilan travel serta biro umroh.(Achmad Juhriansyah).

Bagikan Ini :