Anggota DPD Fahira Idris/telusur.co.id

telusur.co.id – Senator DKI Jakarta, Fahira Idris mengaku terpukul dan sangat kecewa dengan sikap Ratna Saumpaet yang telah melakukan pembohongan terhadap apa yang dialaminya.

“Saya kecewa, tokoh yang saya kagumi berbohong dan melakukan kesalahan fatal. Pengakuan Ibu Ratna Sarumpaet sangat mengejutkan dan mengecewakan saya. Saya sangat kecewa sekali. Ini kesalahan yang sangat fatal,” ungkap Fahira melalui keterangan tertulisnya, Rabu.

Awalnya, Fahira pun mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang dialami oleh Ratna Sarumpaet. Kata dia, sebagai seorang perempuan dan ibu, serta kenal baik dengan Ibu Ratna, lalu ketika mendengar berita adanya penganiayaan pasti merasa terpukul.

“Saya langsung tersentuh dan bereaksi keras agar pelakunya segera ditangkap dan mengutuk penganiayaan ini. Ini reaksi spontan sebagai manusia. Terlebih Pak Prabowo sudah bertemu langsung dengan Ibu Ratna dan menggelar jumpa pers untuk menunjukkan keperihatinan beliau.”

Namun, setelah pihak kepolisian membeberkan temuannya, terbesit rasa ragu atas kejadian ini hingga keraguan itu terjawab dengan pasti saat konferensi sore tadi. Kebohongan ini tentu melukai banyak orang.

“Ibu Ratna, saya memaafkan kekhilafanmu, tetapi susah untuk melupakan apa yang telah engkau lakukan,” ujarnya.

Terkait dengan tulisan yang sudah dipublis di akun twitternya, Fahira secara berani mengungkapkan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia karena ikut mempercayai kebohongan Ratna Sarumpaet.

“Saya pribadi memohon maaf karena telah mempercayai kebohongan ini dan mengutuk peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi sama sekali,” tandasnya. (ham)

Bagikan Ini :