Andi Gani N Wea (tengah)/Net

telusur.co.id- Relawan Joko Widodo- Ma’ruf Amin menyesalkan adanya tindakan Ratna Sarumpaet yang sebelumnya mengaku dianiaya oleh orang tak dikenal.

“Kita disini kumpul semua relawan pak Jokowi dengan ini menegaskan satu hal kita menyesalkan drama kebohongan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet dan kawan-kawannya,” kata Ketua Umum Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Andi Gani Nena Wea di Kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (3/9/18).

Andi menduga, adanya aktor politik yang mengatur drama kebohongan Ratna Sarumpaet tersebut.

“Kita mensinyalir dan menduga dengan sangat kuat dengan bukti yang kuat ada politik yang mengatur drama kebohongan ini dengan menciptkan korban yang seakan-akan korban terbuka dengan sendirinya,” ujar dia.

Andi menegaskan, pihaknya meminta aparat berwajib untuk memanggil Ratna Sarumpaet meminta keteranganya atas kebohongan yang menyita perhatian publik itu.

“Polri juga harus menindak tokoh-tokoh politik yang kemarin memberikan pernyataan pers yang menyesatkan kepada publik sehingga masyarakat menjadi resah dalam situasi negara sedang berduka karena adanya gempa Palu dan Donggala,” kata Andi.

“Aktor intelektual itu menjadi tugas polri kita tidak menduga-duga, tetap sudah jelas para tokoh politik yang langsung menyambut dan langsujt menyebarkan isu kepada masyarakat dan menuduh secara langsung,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Projo, Budi Arie memastikan, pihaknya akan mengusut kasus Ratna Sarumpaet.

Menurut dia, drama aktivis yang terkenal vokal ini adalah bagian skenario yang ingin menyudutkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebab, rencana dilakusan tersistematis, terencana.

“Kita sebagai pendukung capres pak Jokowi- Ma’ruf Amin sangat kecewa negara ini dihadapkan demokrasi kita disudurkan oleh praktik-praktik seperti ini,” tandasnya.[far]

Bagikan Ini :