Petugas Posko Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin; Foto : Achmad Juhriansyah/telusur.co.id

telusur.co.id-Ratusan warga kota Banjarmasin dan sekitar nya berduyung – duyung mendatangi terminal kedatangan pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk menyerahkan bantuan bagi korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, dan Donggala yang dibuka Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin.

Berbagai instansi pemerintah atau swasta, organisasi masyarakat, pramuka hingga komunitas bahu membahu menyerahkan bantuan seperti bahan makan cepat saji hingga pakaian layak pakai serta peralatan untuk bayi dan anak-anak yang nantinya akan diserahkan kepada korban gempa dan tsunami.

“Kami menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai khusus perempuan dan anak anak. Ini murni bantuan untuk korban gempa dan tsunami yang dikumpulkan secara kolektif dari anggota,” ujar Inge, perwakilan Komunitas Hijrah Peduli Banjarmasin.

Penyerahan bantuan secara sukarela ini sebagai salah satu bentuk kepedulian warga Kalimantan Selatan khusus nya Kota Banjarmasin yang turut serta berduka atas musibah yang menimpa warga Palu, Sigi dan Donggala.

“Inilah bentuk kepedulian kami, jadi kami melakukan pengumpulan dipinggir jalan yang kemudian hasil didapat dibelikan bahan makan cepat saji,” jelas Rahman salah satu relawan emergency usai menyerahkan bantuan ke posko Lanal Banjarmasin.

Bantuan Warga Banjarmasin Untuk Korban Gempa Tsunami di Sulteng/Achmad Juhriansyah

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin Kolonel Laut (P) Wijayanto memaparkan bahwa semua bantuan warga yang masuk ke posko akan diberangkatkan dengan mempergunakan KRI Surabaya-591 usai peringatan HUT TNI ke 73 yang puncak nya di selenggarakan di dermaga 100 pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Terimakasih warga Banjarmasin atas kepedulian nya, kami tidak menyangka animo masyarakat terhadap penyerahan bantuan sangat tinggi ternyata,” ungkap Wijayanto

Petugas posko menerima bantuan warga Banjarmasin/Achmad Juhriansyah

Sementara itu, Letkol Laut (P) Heru Samsul Hidayat, Komandan KRI Surabaya-591 menjelaskan bahwa sebenarnya kapal yang dibawa nya mempunyai misi untuk mengangkut alat berat dan personil Denzipur Balikpapan dan Denzipur Banjarbaru. Namun melihat animo masyarakat yang menyerahkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami jadi semuanya kami angkut juga.

“Misi kemanusian ini sebenarnya mengangkut 60an personil Denzipur Banjarbaru dan 200an personil Denzipur Balikpapan beserta peralatan, namun besarnya animo masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan melalui jalur laut jadi kami akomodir untuk membawakannya,” pungkas Heru.(Achmad Juhriansyah).

Bagikan Ini :