Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR RI, Agun Sudarsa/istimewa

telusur.co.id – Ketua Fraksi Partai Golkar di MPR, Agun Gunadjar Sudarsa, mengakui Pemilu-Pemilu sebelumnya selalu menyisakan masalah. Untuk itu dirinya berharap pada Pemilu yang akan datang, tahun 2019, pengalaman pada masa lalu itu tak terulang.

“Apalagi Pemilu yang akan datang, Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif digelar bersama”, ujar Agun pada wartawan, (5/10/18).

Fraksi Partai Golkar di MPR itu akan mengedukasi dan mensosialisasikan kampanye damai, bersih, dan bermartabat lewat seminar nasional.

Seminar nasional yang rencananya diadakan pada 15 Oktober 2018 itu bertema ‘Membangun Pemilu 2019 yang Damai, Bersih, dan Bermartabat’.

Menurut pria yang akrab dipanggil Kang Agun, Pemilu 2019 memiliki sifat, karakter, dan teknis penyelenggaraan yang lebih kompleks. “Pemilu serentak untuk pertama kali dalam sejarah politik nasional”, ujarnya. “Untuk itu membutuhkan kesiapan dan partisipasi aktif dari semua”, tambahnya.

Seminar yang akan dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan diselenggarakan di Gedung KK I, Gedung Nusantara, Komplek MPR/DPR/DPD, Jakarta, itu menurut Agun akan menampilkan beragam tema dan pembicara.

Dikatakan dia, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, Ketua Bawaslu Abhan, dan mantan anggota KPU Valina Singka akan menjadi pembicara dalam seminar itu.

Menurut Agun, meski Golkar mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amien namun dalam seminar ini, semua pimpinan partai politik dan pimpinan tim kampanye nasional dari semua pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu Presiden 2019 akan diundang.

Undangan yang ada, ditambahkan oleh Agun juga berasal dari pimpinan ormas, OKP, LSM, dan wartawan. “Kami juga mengundang pimpinan perguruan tinggi”, ujar pria asal Bandung, Jawa Barat, itu.

Dirinya berharap seminar yang akan digelar oleh Fraksi Partai Golkar di MPR itu mampu memberi pencerahan untuk mewujudkan Pemilu yang semakin berkualitas, damai,  santun, etis, bersih, menjalin persatuan dan kesatuan.

“Pemilu yang mampu menghasilkan pemerintahan yang efektif guna mewujudkan kesejahteraan rakyat”, harapnya.

Sehingga menjadi negara terdepan dalam membangun demokrasi bermartabat di kancah pergaulan dunia internasional.[]

Bagikan Ini :