Haikal Hassan Baraas/istimewa

telusur.co.id – Ulama sekaligus motivator, Haikal Hassan Baras mendesak kepada pemerintah untuk menunda pelaksanaan acara International Monetary Fund (IMF) atau Dana Moneter Internasional di Bali. “Tunda acara IMF,” desak Haikal melalui akun twitternya, Sabtu.

Desakan Haikal bukan tanpa alasan. Dia membeberkan untuk menggelar acara IMF tidak murah. Biaya operasional untuk acara ini mencapai 1,1 triliun. “Ada pesta, tawa, canda, limpahan makanan, minuman dan bingkisan,” sebutnya.

Sedangkan rakyat Indonesia di Lombok, Palu, Donggala dan wilayah lainnya jangankan untuk pesta, makan dan minum saja susah. “Sungguh tak pantas disaat ribuan rakyat lapar, haus, gelap dan terisolasi.
Lagi pula IMF adalah awal kehancuran ekonomi RI,” ujar dia mengingatkan.

Seirama, Wakil Ketua DPR Fadli zon juga mendesak pemerintah agar membatalkan acara IMF. Bagi Fadli, pertemuan IMF tidak ada manfaatnya bagi Indonesia.

“Pertemuan tahunan IMF/BankDunia tak memberi dampak penguatan rupiah, tak meningkatkan kepercayaan pasar pada kita.”

Kalau tidak ada manfaatnya tetapi pemerintah tetap ngotot untuk menggelar acara IMF patut dipertanyakan. “Jadi pertemuan itu untuk apa dan untuk siapa? Lebih bagus dananya yang Rp 1 T untuk bantu korban bencana,” tandasnya. (ham)

Bagikan Ini :