telusur.co.id – Dewan Pimpinan Nasional Jaringan Relawan Prabowo -Sandi (JARPAS) Dewan Pimpinan Nasional, Yahdil Abdi Harahap meminta kubu Jokowi -Makruf Amin bisa menanhan diri terkait pendampingan berbagai elemen masyarakat atas pemanggilan Bapak Amien Rais besok pagi.

Diharapkan kubu pasangan nomor urut 01 ini tidak bersikap reaktif apalagi melempar tuduhan-tuduhan yang terlampau jauh.

“Bapak Amien itu dikawal, diiringi, dijaga, oleh para pendukung dan simpatisan adalah untuk memastikan tidak ada kriminalisasi terhadap Bapak Amien Rais,” ujar Yahdil melalui keterangan tertulisnya, Selasa.

Kata dia, Amien Rais merupakan tokoh reformasi, mantan Ketum PP Muhammadiyah, mantan Ketum PAN, tokoh Aksi Bela Islam 212. Orangnya sangat kritis sehingga semua yang tergabung dalam koalisi melakukan pendampingan kepada Amien Rais. “Kita harus memastikan keamanan dan keselamatan Amien Rais hukumnya wajib.”

Berikutnya, Jarpas juga sangat mendukung terkait rencana Amien Rais yang akan menyampaikan data-data dugaan tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan pejabat-pejabat penting negeri ini yang kasusnya sampai saat ini belum terungkap atau terselesaikan dengan baik, baik oleh KPK maupun aparat penegak hukum lainnya.

“Jarpas sangat menyayangkan sikap Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) melalui Jubirnya  yang telah bersikap apriori dengan apa yang akan disampaikan oleh Bapak Amien Rais. KPK harus bersikap profesional dan terbuka terhadap informasi dan masukan dalam penegakan hukum, khususnya dalam kasus-kasus yg terkait tindak pidana korupsi,” tuntasnya. (ham)

Bagikan Ini :