Direktur Lembaga Survei Kedai Kopi, Vivi Zabkie/telusur.co.id

telusur.co.id – Direktur Lembaga Survei Kedai Kopi, Vivi Zabkie menyayangkan masih banyaknya para politisi membranding diri sebagai individu yang masih muda, untuk menarik suara milenial.

Menurutnya, hal tersebut tidak bakal membuat generasi milenial tertarik, Sebab cara itu terkesan seperti kemasan atau kulit luar.

“Contoh, gaya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy yang kini kerap mengenakan sepatu kets dan bergaya casual agar dikesankan tampil lebih muda. Penting untuk calon maupun partai, menarik hati milenial itu tidak cukup dengan kemasan,” kata Vivi
dalam diskusi bertajuk ‘Generasi Milenial: Penentu Kemenangan Capres Menuju Istana’ di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Dia mengungkapkan, yang namanya kemasan, juga perlu dilihat isinya. Isi itu adalah bagaimana calon atau politisi membangun keterikatan dengan si calon pemilih melalui suatu isu.

Karenanya dia menyarankan, sebaiknya para Caleg maupun Capres-Cawapres agar mempelajari isu apa yang ada di anak muda atau generasi milenial ini.

“Seperti isu seputar ekonomi dan lapangan pekerjaan yang sangat diresahkan generasi milenial. Ini perlu diperhatikan sehingga harus dilihat juga generasi milenial ini isunya apa sih,” terangnya.

Dia juga menilai, karakteristik kaum milenial cenderung mudah berubah dalam pilihan politik. Bahkan menurutnya, milenial cenderung tidak loyal dengan sikap politiknya.

“Tidak semua pemilih milenial juga tertarik terlibat langsung dalam politik,” pungkas Vivi.[far]

Bagikan Ini :