Pembangunan Skybridge di Tanah Abang. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Pembangunan Jembatan Penyebrangan Multifungsi (JPM) atau Skybridge di Tanah Abang baru mencapai 60 persen. Padahal PD Pembangunan Sarana Jaya menargetkan proyek itu selesai pada 15 Oktober nanti.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mendesak agar PD Sarana Jaya mengkebut pembangunan proyek tersebut.

“Sekarang sudah 60 persen selesai masih terus kita kebut. Kemudian harapannya udah udah bisa tuntas sekitar pertengahan Oktober targetnya 15 Oktober,” ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (9/10/18).

Menurut anies, jika Skybridge itu sudah dibangun maka bisa menampung 446 pedagang yang saat ini masih belum tertata dengan baik di sekitar pasar Tanah Abang. Terutama pedagang yang belum mendapatkan tenda-tenda untuk berjualan disekitar jalan Jati Baru.

“Harapannya nanti skybridge bisa menampung 446 pedagang yang sebelumnya menempati tenda-tenda. Kita kelola nanti implementasinya, supaya ada ketertiban keteraturan di tempat ini,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan memastikan ini, pihaknyan sudah menambahkan jumlah pekerja dalam rangka mempercepat penyelesaian proyek itu.

Dimana sebelumnya PD Pembangunan Sarana Jaya cuma mempekerjakan 40 orang, namun saat ini sudah ditambah sekitar 60 orang, sehingga total ada 100 orang yang akan mengerjakan proyek itu.

Pembangunan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp35,8 miliar ini dilakukan simultan antara dua sisi berlawanan sehingga membuat pedagang tidak diizinkan untuk berjualan di lokasi pembangunan.

“(Jika) kita kerjakan satu-satu tidak akan terkejar. Kita sudah kerja 24 jam sekarang. Jumlah pekerja kita tambah dari 40 jadi 100 orang,” ungkapnya.

Bagikan Ini :