Irma Suryani, Foto/net

telusur.co.id – Juru Bicara (Jubir) tim pemenangan pasangan Calon Presiden (Capres) Jokowi-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago mendapat bully dari para netizen. Hal itu terjadi lantaran dirinya mengatakan harga cabai pada 2018 perkilo-nya Rp15,000.

Dalam video yang diunggah twitter@panca66, anggota komisi IX DPR itu membantah ucapan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kenaikan harga cabai saat ini membuat para petani tercekik. Menurut Irma harga cabai di era pemerintahan Jokowi saat ini masih batas kewajaran. Bahkan terbilang murah.

Pernyataan itu dilontarkan Irma saat dirinya menjadi salah satu bintang tamu dalam acara Mata Najwa dengan tema satu atau dua.

“Saya kasih tahu soal harga cabe. Pada tahun 2009, harganya 10 ribu. Harga cabe tahun 2013 itu mencapai 34 ribu. Naik 200 persen saat itu. Tapi di 2018, harga cabe itu cuma 15 ribu gitu lho,” ujarnya sambil nyeleneh.

Tak sampai disitu, politisi partai NasDem ini juga mengatakan  harga yang dia sebutkan merupakan fakta bukan kebohongan. Sebab, dirinya salah satu pengusaha catering.

“Kalau mau dibantah, ini bakul catering. Setiap hari saya tahu harga-harganya,” ujar Irma melanjutkan.

Para Netizen yang melihat video tersebut langsung memberi komentar atas ucapan Irma yang dianggap asal bicara.

Itu orang jg nggak mikir. Kalo cabe di konsumen 15.000 trus petani dapet harga brapa? Ya bangkrut saya,,,modal nggak balik..om panca pinjemin modal buat nanem cabe dong,” cuit @ustovath.

Ibu ini bilang cabe 15rb beli dimana sih, tolong suruh kasih tau,” tulis @Nunuk_Indarti.

Keliatan si Ibu Bangsa kaga pernah belanja. Di Bengkulu sekarang harga Cabe merah Rp. 30rb,” ucap @dadang_adp.

15k cabe busuk tu dia beli,” sindir @YudhiMira.[far]

Bagikan Ini :