Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring bersama CEO Industrial Bank Of Korea Kim Do Jin Membicarakan Kerjasama Akses Pembiayaan Bagi Usaha Mikro dan Kecil Indonesia, Nusa Dua, Bali. FOTO: Dok. Kemenkop

telusur.co.id- Korea Selatan melalui Industrial Bank of Korea menawarkan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia dengan beragam kemudahan yang ditawarkan.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan, usai pertemuan bilateral dengan CEO Industrial Bank of Korea Kim Do Jin Korea Selatan, Indonesia secara khusus menawarkan prospek perluasan kerjsama sama akses pembiayaan bagi para pelalu UMKM di Indonesia.

“Mereka memberikan prioritas khusus kredit bagi UMKM di Indonesia,” kata Meliadi dalam keterangannya, Jumat (12/10/18).

Dalam pertemuan itu, kata Meliadi, diketahui bahwa proses dan persyaratan yang dibutuhkan bagi Industrial Bank of Korea untuk beroperasi di Indonesia sudah dalam tahap final.

Namun, Ia justru menekankan pada harapan agar bank tersebut mengkoordinasikan bank-banknya agar menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya kepada UMKM di Indonesia.

“Kami juga mengarahkan agar mereka menyalurkan dana CSR ke UMKM di Indonesia yang belum bankable sehingga bisa naik kelas untuk kemudian layak mengakses kredit komersial ke bank tersebut,” katanya.

Tercatat di Korea sendiri lebih dari 20 persen kredit yang disalurkan Industrial Bank of Korea dialokasikan untuk para pelaku UMKM di negara itu.

Jumlah pelaku UMKM di Korea cukup besar atau mencapai 99,8 persen dari unit usaha yang ada sehingga cenderung mirip dengan kondisi yang berkembang di Indonesia.

“Jadi secara persentase memang mirip tapi kalau di kuantitatifkan menjadi sangat berbeda karena jumlah UKM di Korea hanya sekitar 3,4 juta sementara jumlah UKM di Indonesia mencapai 59,3 juta unit,” kata Meliadi.

Secara umum, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi tawaran Korea Selatan dan berharap kerja sama kedua negara dalam hal pengembangan UMKM semakin berkembang.[Ham]

Bagikan Ini :