foto: istimewa

telusur.co.id – Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menilai sikap seorang paspampres yang menurunkan jari seorang mahasiswa saat ingin berfoto dengan Presiden Jokowi, berlebihan.

Karena menurutnya, menurunkan jari seseorang saat ingin berfoto bukanlah tugas seorang Paspampres yang tugasnya mengawal sang presiden.

“Kalau ada masyarakat yang menunjuk satu dua silahkan, jangan ikut-ikut nurunim tangan sepeti itu. Berlebihan,”ucap Riza kepada wartawan, Kamis (11/10/18).

Anggota DPR RI ini pun mengaku sudah melihat video yang sempat viral beberapa hari yang lalu. Dari Video itu, ia berharap, baik Paspamres, TNI, Polri dan PNS dapat bersikap netral, jujur dan adil tidak memihak ke salah satu pihak.

“Dia tugasnya mewakili menjaga kepala negara. Itu ururan yang melekat TNI di Presiden bukan ikut membawa-bawakan bantuan apalagi terkait kempanye, lalu menenurin jari masyarakat. Itu tidak boleh. Jadi mari kita bangun demokrasi kita secara baik dinamis sehat dan tanpa keberpihakan,” ungkapnya kembali.

Sebelumnya di media sosial viral video seorang anggota Paspampres membenarkan tangan salah satu mahasiswa yang berpose sambil menunjukan jari telunjuk dan jari tengahnya dan membentuk huruf V. Anggota Paspampres ini lantas memegang tangan mahasiswa tersebut dan menyisakan telunjuknya, tapi kemudian sang mahasiswa mengubahnya menjadi mengacungkan jempol.[far]

Bagikan Ini :