Kabid Humas PMJ, Kombes Argo Yuwono/telusur.co.id

telusur.co.id – Aparat kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya sangat ‘getol’ dalam mengungkap kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Penyidik kepolisian pun telah mengaggendakan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang.

Rencananya, Nanik akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet, pada hari, Senin (15/10/18) mendatang.

“Untuk agenda Senin, dari penyidik hari ini melayangkan surat panggilan kepada Ibu Nanik. Yang nanti akan diagendakan untuk hari Senin pukul 13.00 WIB,” kata Kabid Humas PMJ, Kombes Argo Yuwono, Jumat (12/10/18).

Argo menjelaskan, ada beberapa pertanyaan yang akan disampaikan kepada Nanik. Pertanyaan yang diajukan terkait apa yang dikatakan Ratna kepada Prabowo soal hoax penganiayaannya.

“Jadi Bu Nanik ini perannya adalah dia yang memberitahukan adanya bahwa RS dianiaya, memberitahukan pada Pak Prabowo, ini kita akan gali keterangannya seperti apa.”

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak hari, Jumat (5/10/18) setelah sebelumnya ditangkap di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta saat akan terbang ke Chile, pada Kamis malam (4/10/18).

Ratna membuat kebohongan bahwa dirinya telah dianiaya orang tidak dikenal di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada Jumat (21/9) lalu. Namun wajah babak belur Ratna ternyata efek dari operasi wajah yang dijalaninya.

Ratna dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana. Dia juga disangkakan, pasal 28 ayat 2 UU ITE. [ipk]

Bagikan Ini :