Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief/Net

telusur.co.id- Penyataan Presiden PKS Sohibul Iman yang mempersilahkan para kadernya menggunakan kampanye negatif (negatif campaign) dalam meraih suara dalam Pemilu 2019, menjadi perdebatan di publik.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Andi Arief memastikan, partainya tidak akan memilih menggunakan kampanye negatif baik di Pemilu maupun Pilres.

Menurut dia, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu menawarkan ide dan gagasan dalam setiap kampanye.

“Partai Demokrat tidak akan memilih kampanye negatif dalam pileg dan Pilpres 2019 nanti. Bukan saja karena tak terbiasa, Partai kami punya stok kampanye positif karena kerja positif 10 tahun berkuasa,” tulis Andi dalam akun Twitternya @AndiArief__, Senin (15/10/18)

Andi menegaskan, partai Demokrat itu terbiasa mendidik masyarakat untuk selalu berbuat baik. “Tugas kami mendidik masyarakat untuk memperbanyak kebaikan,”cuitnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Imam pempersilahkan para kadernya menggunakan kampanye negatif dalam meraih suara di Pemilu 2019. Menurut dia, kampanye negatif itu adalah kampanye yang menitik beratkan pada kelemahan lawan, namun tetap berlandaskan data yang benar.

“Saya mengatakan 80 persen kampanye kita harus positif campaign. Silakan masuk ke negatif campaign, cukup 20 persen,” ujar Sohibul di Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10/18).[Ipk]

Bagikan Ini :