Koordinator Jubir Pasangan Prabowo Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menjabarkan beberapa program jagoannya jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Dahnil memastikan, pasangan Praowo-Sandi akan meningkatkan daya beli masyarakat. Salah satu cara yang akan dilakukan ialah Prabowo-Sandi akan menaikkan Pendapatan Tidak Kena Pajak dan menurunkan tarif Pajak Penghasilan (PPh).

“Kebijakan perpajakan lainnya untuk mendorong daya beli rakyat adl dengan menaikkan batas Pendapatan tdk kena pajak (PTKP) dan menurunkan tarif PPH 21. #dayabeli,” tulis Dahnil dalam akun Twitternya @Dahnilanzar, Senin (15/10/18).

Kemudian, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini melanjutkan, Prabowo-Sandi juga akan mendorong kebijakan Pro-Job. Tak hanya itu, Dahnil memastikan, Prabowo-Sandi akan membatalkan aturan yang mempermudah tenaga kerja asing masuk ke Indonesia.

“Upaya memperbaiki daya beli rakyat yg sulit saat ini, selain mengurangi beban perpajakan yg dikenakan kpd mrk, juga dilakukan dg mendorong kebijakan Pro-Job, lebih banyak bg warga negara. @prabowo dan @sandiuno akan membatalkan semua aturan yg mempermudah Tenaga kerja asing masuk,” imbuh Dahnil Anzar.

Lebih lanjut, Dahnil menerangkan,Prabowo-Sandi juga akan menjadikan Badan Pusat Statistik (BPS) “corong’ data dan dasar dari kebijakan ekonomi. Sehingga, tidak ada lagi antar kementerian meributkan persoalan data produksi. Karena, semua mengklaim memiliki data yang valid,” cuit Dahnil.[Ham]

Bagikan Ini :