Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar/Net

telusur.co.id – Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsy menilai insiden peluru nyasar ke ruang kerja anggota DPR RI Fraksi Gerindra dan Fraksi Golkar sangat membahayakan. Sebab, menyasarnya peluru tersebut mengancam jiwa seseorang.

“Untung kena jilbabnya. Kalau kena jidatnya atau kena batok kepalanya itu gimana? Apa bisa kita anggap biasa? Itu gak boleh,” ucap dia di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10/18).

Dijelaskan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sudah sepantasnya melakukan pembenahan agar insiden tersebut tidak terjadi lagi. Selain itu, Peristiwa itu juga harus dilakukan investigasi agar tidak ada isu yang simpang siur.

“Jadi menurut pandangan saya. Ini prosedural yang harus dievaluasi detail,” ungkapnya.

Peluru nyasar menembus ruang anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Wenny Warouw di lantai 16 dan ruang anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Hari Purnomo di lantai 13 Gedung Nusantara I DPR. Peristiwa itu terjadi pada pukul 14.35 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.[far]

Bagikan Ini :