Komisioner KPU Wahyu Setiawan. FOTO: telusur.co.id/Tio pirnando

telusur.co.id – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf diduga telah melakukan pelanggaran kampanye. Pelanggaran yang dimaksud adalah dengan menampilkan citra diri Jokowi-Maruf Amin dalam iklan penggalangan dana kampanye di sebuah media massa nasional.

Terkait hal itu, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyerahkan kasus temuan curi start iklan kampanye di media massa yang diduga dilakukan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kepada Bawaslu RI.

Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengatakan, dengan diserahkan ke Bawaslu, apabila ditemukan ada pelanggaran, maka dapat dilakukan penindakan.

“Itu menjadi kewenangan Bawaslu menangani berdasarkan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Wahyu, di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/18).

KPU RI menetapkan waktu kampanye mulai dari 23 September 2018-13 April 2019. Namun, sampai saat ini, dia mengaku, definisi citra diri baru mengatur peserta pemilu meliputi anggota DPD RI DPR RI, DPRD dan partai politik di peraturan KPU (PKPU).

Wahyu menjelaskan, iklan Jokowi-Maruf tersebut telah menampilkan citra diri peserta pemilu. Dalam iklan tersebut ditampilkan foto Jokowi-Maruf, dengan nomor urut peserta pemilu, yaitu 01.

“Ya, kalau citra diri jelas sudah masuk ya. karena sudah ada nomor urut, itu kan sudah masuk kategori citra diri,” jelasnya.

Wahyu mengaku, PKPU belum mengatur soal citra diri capres-cawapres. Baru sebatas pembahasan di level gugus tugas yang meliputi KPU RI, Bawaslu RI, KPI, dan Dewan Pers.

“Harus kami akui, bahwa sampai saat ini dalam PKPU belum muncul norma yang mengatur citra diri paslon capres-cawapres. Yang ada hanya citra diri parpol,” jelasnya.

Namun, lanjut Wahyu, gugus tugas telah menyepakati bahwa ruang lingkup citra diri untuk Pemilu presiden dan wapres, adalah foto paslon dan nomor urut paslon.

“Ruang lingkup citra diri untuk pilpres itu paslon dan nomor urut paslon capres-cawapres,” tandasnya. (ham)

Bagikan Ini :