Direktur Utama LPDB-KUMKM) Braman Setyo (tengah baju batik putih). FOTO: telusu.co.id/Tio Pirnando

telusur.co id- Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Braman Setyo mengatakan, moratorium pencairan dana tidak bergulir beberapa waktu ini sama sekali tidak merugikan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, moratorium itu tidak dilakukan sepanjang tahun, namun hanya beberapa bulan.

“(Moratorium) Tidak kami lakukan selama setahun ini. Kami juga sudah mencairkan dana bergulir Rp38,5 miliar sampai sejauh ini. Hanya sekitar 4-5 bulan saja moratorium diterapkan,” ujar Braman di kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, Jumat (19/10/18).

Braman menjelaskan, alasan dilakukan moratorium lantaran pihaknya ingin membenahi persoalan persyaratan di internal kelembagaan. Sebab, ketatnya persyaratan membuat masyarakat sulit untuk mengakses dana bergulir.

Karenanya, moratorium ini akan dimanfaatkan LPDB-KUMKM untuk memverifikasi dan memperbaiki data-data yang ada.

“Sekalian melakukan perbaikan dan penyempurnaan seluruh regulasi agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran sekaligus mempermudah akses pendanaan bagi para pelaku koperasi dan UMKM,” paparnya.

Namun demikian, Braman mengaku yakin LPDB-KUMKM bisa menyalurkan dana begulir sesuai target yaitu sekitar Rp1,2 triliun.

Seperti diketahui, dari 2008 hingga 30 September 2018, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir mencapai lebih dari Rp8,5 triliun kepada lebih dari satu juta pelaku usaha mikro dan kecil di berbagai pelosok Indonesia.[far]

Bagikan Ini :