telusur.co.id – Setelah menutup dan menyegel sejumlah tempat hiburan malam (THM) jenis karaoke di Kawasan Ruko Thamrin, Lippo Cikarang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP, Jumat (19/10/18) kembali menutup dan menyegel tujuh THM yang berada di wilayah Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

THM tersebut yakni Panghegar, Dendys Cafe, Sudi Mampir, Lomen, Javas, Kendedes dan Kartika.

Namun sayangnya, menurut informasi yang diterima dari warga setempat, masih ada tempat karaoke di wilayah itu yang terlewati untuk ditutup dan disegel yaitu Idloo Karaoke yang letaknya di dalam Hotel Idloo, Jalan Teuku Umar, Cikarang Barat.

Penutupan dan penyegelan itu, menurut Kasie Penyidikan dan Penyelidikan pada Bidang Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Bekasi, Kadarudin, sesuai dengan Perda Kabupaten Bekasi No. 3 tahun 2016 tentang Kepariwisataan, Pasal 47 yang melarang adanya THM seperti Karaoke, pub, diskotek dan lainnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Satpol PP untuk segera menegakkan Perda tersebut. Oleh karena itu, Satpol PP Kabupaten Bekasi dibantu pihak TNI dan Polri serta instansi terkait melaksanakan penyegelan,” ujarnya.

Disinggung sampai kapan penyegelan itu dicabut, Kadarudin menegaskan, penyegelan ini akan terus dilakukan. Namun katanya, apabila berubah fungsi atau usahanya berubah, maka segel itu bisa dicabut.

“Para pemilik bisa mengusulkan ke kami apabila mereka sudah ganti jenis usahanya sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Disinggung soal Idloo Karaoke yang tidak disegel, Kadarudin mengatakan, hal itu lantaran pihaknya belum mengetahui keberadaan Idloo Karaoke tersebut.

“Kita belum ada datanya. Nanti kita sampaikan ke Seksi pendataan,” tukasnya.[far]

Bagikan Ini :