jalan Raya Perjuangan, perbatasan Kelurahan Kebalen dan Kelurahan Teluk Pucung Bekasi rusak parah. foto Dudun Hamidullah

telusur.co.id – Janji pemerintah Kabupaten Bekasi, yang akan memperbaiki jalan Raya Perjuangan, perbatasan Kelurahan Kebalen dan Kelurahan Teluk Pucung Bekasi sampai Kampung Pangkalan, Desa Babelan Kota, dinilai warga hanya isapan jempol. Buktinya, jalan tersebut hingga kini tak kunjung diperbaiki.

Padahal pemerintah berjanji kepada masyarakat maupun tokoh masyarakat di sejumlah kegiatan kalau jalan yang telah rusak parah itu akan diperbaiki melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bekasi atau lebih dikenal anggaran biaya tambahan (ABT) 2018 paling lambat awal Oktober ini.

“Mana janji Camat Babelan soal perbaikan jalan sepanjang enam kilometer. Sampai sekarang enggak ada tanda-tanda perbaikan,” kata Syamsuri, tokoh masyarakat Kebalen, Kecamatan Babelan yang kesal akibat jalan penghubung antar-kecamatan itu tak kunjung diperbaiki, Senin (22/10/18).

Apalagi, sambung dia, pihaknya pernah membaca berita di sejumlah media, kalau jalan tersebut sudah diukur oleh pihak Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bekasi dan rencananya awal Oktober 2018 ini diperbaiki.

“Apa pengukuran jalan itu cuma akal-akalan saja, agar masyarakat Kecamatan Babelan senang,” cetusnya.

Menurut dia, sudah sekitar lima tahun jalan yang dahulu dibangun pihak PT Pertamina itu sudah rusak. Bahkan, semakin hari semakin rusak parah lantaran tak pernah diperbaiki.

Padahal lanjut dia, sudah banyak korban jiwa dan luka parah akibat terjatuh, terutama pengemudi sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Perjuangan, Kebalen, Babelan itu.

“Iya banyak pengendara sepeda motor yang tersungkur dan terjatuh akibat jalan rusak dan berlubang dalam,” ujarnya.

Sementara itu, pengendara roda empat, Julian, yang juga warga Kelurahan Kebalen mengeluh lantaran mobil yang dikendarainya hampir patah as mobil miliknya, karena jalan rusak dan berlubang.

“Waduh sampai kapan nih jalan ini diperbaiki. Sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi enggak peduli terhadap warganya yang tinggal di wilayah Babelan ini,” tandasnya.

Keduanya meminta agar Pemkab Bekasi peduli terhadap warganya dengan segera memperbaiki jalan yang sudah rusak parah lebih dari lima tahun itu.

“Kami sebagai warga kan diwajibkan untuk taat pajak, tapi kenapa kok enggak ada timbal balik pemerintah untuk menyejahterahkan masyarakatnya,” tukasnya.

Dirinya juga pernah membaca berita di sejumlah media online, kalau Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bekasi, Jamaludin berjanji kalau jalan tersebut akan diperbaiki melalui APBD Perubahan 2018.

“Bahkan Pak Jamal akan melakukan pengaspalan setelah jalan itu dicor setinggi 5 sentimeter,” pungkasnya. (ham)

Bagikan Ini :