Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur. Foto Istimewa

telusur.co.id – Dalam rangka merayakan Hari Santri Nasional, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur.

Di pondok pesantren yang melahirkan banyak tokoh nasional ini Prabowo dan Sandi kompak mengenakan baju koko putih, kopiah hitam dan sarung berwarna hijau. Ketika sampai, para santri begitu antusias melihat kedatangan Prabowo dan Sandi. Para santri pun berdesak-desakan hanya ingin bersalaman dan mencium tangan Prabowo.

Prabowo dan Sandi terlihat begitu dielu-elukan oleh para santri. Mungkin inilah presiden santri masa depan.

Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno begitu dielu-elukan oleh kaum santri di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Melihat antusiasme begitu besar, Sandi mengaku terharu dan merasa bangga bisa bersilaturrahmi dengan para ulama, kiai dan para santri.

“Bersama Pak Prabowo, kami berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari, KH Wachid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kami disambut oleh KH Salahuddin Wahid atau biasa kita panggil Gus Solah yang merupakan pengasuh pondok pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur ini,” ungkap Sandi, Senin.

Dalam silaturahim yang bersamaan dengan hari santri nasional, Sandi mengatakan banyak berdiskusi mengenai ekonomi umat. “Kami ingin kedepan santri selain dikuatkan dari ilmu agama, juga ilmu-ilmu kewirausahaan sehingga santri itu bisa mandiri, dan menjadi santripreneur sukses,” katanya.

Tak hanya itu, Sandi juga berpesan kepada para santri ialah untuk selalu menebar manfaat, mendorong Islam yang Rahmaan Lil’alamin’. Belajar dengan rajin agar bisa menjadi santri-santri mandiri, kuat, santripreneur yang sukses, dan memastikan Indonesia sebagai mercusuar ekonomi Islam di dunia. (ham)

Bagikan Ini :