Jubir KPK Febri Diansyah/Net

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai pemeriksaan awal terhadap para tersangka kasus suap proyek Meikarta.

Sembilan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Grup Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Lalu, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, sembilan tersangka diperiksa sebagai saksi bagi para tersangka lainnya.

“Para tersangka dalam kasus dugaan suap terkait izin proyek Meikarta mulai akan diperiksa hari ini dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka yang lain,” kata Febri, Senin (22/10/18)

Febri menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap  sembilan tersangka oleh penyidik KPK secara silang. Meski demikian, Febri belum bisa mengungkapkan apa saja yang akan didalami oleh penyidik terkait proyek Meikarta.

“Pemeriksaan silang untuk tersangka lainnya,” kata Febri

Diketahui, Bupati Bekasi Neneng Hasanah beserta anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji dari Lippo Group untuk pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta pada lahan seluas 774 hektare.

Dalam pemberian uang suap yang diberikan tiga tahap itu, Neneng baru mendapatkan Rp 7 miliar. (ham)

Bagikan Ini :