Ketua Banggar DPR RI, Muhammad Azis Syamsuddin/Net

telusur.co.id – Keponakan Setya Novanto yang juga terdakwa kasus Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Irvanto Hendra Pambudi mengaku pernah menyerahkan uang 100.000 dolar Amerika Serikat kepada Ketua Banggar DPR RI, Muhammad Azis Syamsuddin.

Pengakuan itu disampaikan Irvan saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (23/10/18).

Menurutnya, pemberian uang atas perintah pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Saya serahkan 100.000 (dolar AS) ke Pak Azis Syamsuddin,” kata Irvanto, menambahkan jika penyerahan uang dilakukan di kediaman Azis Syamsuddin.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin mengatakan dirinya tidak pernah menerima apapun, baik itu uang atau sesuatu dalam bentuk apapun dari Irvanto Hendra Pambudi, keponakan Setya Novanto.

Hal itu disampaikan anggota Azis saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (2/10/18).

“Tidak pernah,” kata Azis kepada jaksa penuntut KPK.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu mengaku hanya mengetahui bahwa Irvanto merupakan kerabat dari mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

Kendati demikian, dirinya mengaku memang sering melihat Irvan dalam kegiatan Partai Golkar. Namun, kata Azis, dia tidak pernah secara khusus ditemui oleh Irvanto.

Jaksa KPK juga sempat menanyakan apakah Azis mengetahui ada acara internal Golkar yang sumber uangnya sebesar Rp 5 miliar didapatkan melalui Irvanto. Namun, Azis mengaku tidak tahu. [ipk]

Bagikan Ini :