Presiden Joko Widodo./ FOTO: Biro Pers Setpres

telusur.co.id – Juru Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut banyak politikus yang “sontoloyo”.

Menurutnya, seorang presiden tidak sepantasnya berbicara seperti itu. Karena, seorang presiden itu akan menjadi contoh bagi rakyatnya.

“Ini bahaya, dalam konteks seorang presiden ya,” kata Faldo saat ditemui usai diskusi publik dan rilis survei Populi Center di kawasan Jakarta Barat, Rabu (24/10/18).

Faldo mengungkapkan, pernyataan Jokowi tersebut bisa saja diikuti oleh kepala pemerintahan di bawahnya.

“Jangan sampai nanti jika ada masyarakat yang mengkritik seorang lurah, malah disebut sontoloyo,” ungkapnya.

Belum lagi, lanjut dia, jika pernyataan presiden Jokowi tersebut diikuti oleh masyarakat dan anak-anak. Karena menurutnya, seorang presiden menjadi contoh bagi rakyatnya.

“Nah, jadi jangan sampai anak-anak kecil juga ikut-ikutan menyebut ‘sontoloyo’. Masalahnya ini kan presiden. Beda cerita lagi kalau misalnya saya yang ngomong seperti itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, pernyataan politikus sontoloyo itu terlontar saat Jokowi menyampaikan sambutannya dalam pembagian 5.000 sertifikat tanah di Lapangan Sepakbola Ahmad Yani, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/18) kemarin. Jokowi mengatakan belakangan ini banyak politikus sontoloyo muncul sehingga masyarakat harus berhati-hati. (ham)

Bagikan Ini :