foto|net

telusur.co.id – Kasus maraknya paket mencurigakan yang melanda pejabat Amerika Serikat membuat panik para politisi dan rakyat. Untuk itu, FBI sedang menyelidiki berbagai paket mencurigakan kepada politisi.

“Paket-paket itu segera diidentifikasi selama prosedur penyaringan surat rutin sebagai alat peledak potensial dan ditangani dengan tepat seperti itu,” kata Dinas Rahasia dalam sebuah pernyataan.

Paket yang ditujukan kepada Hillary di rumahnya di pinggiran kota New York Chappaqua adalah alat peledak, New York Times melaporkan.

Mantan Presiden Bill Clinton ada di rumah ketika perangkat itu dicegat di fasilitas Secret Service tidak dekat rumah keluarga Clintons, MSNBC melaporkan. Dikatakan Hillary Clinton berada di Florida menghadiri acara penggalangan dana.

Seorang pejabat penegak hukum federal mengatakan kepada Reuters bahwa lebih dari satu paket tampaknya memiliki konstruksi atau desain yang sama.

Pasukan bom Departemen Kepolisian New York mengatakan paket di Time Warner Center, yang juga menyimpan toko dan restoran, tampaknya merupakan alat peledak, CNN melaporkan.

Penemuan paket itu terjadi setelah sebuah bom kecil ditemukan awal pekan ini di rumah miliarder donor liberal Soros di pinggiran Kota New York, Katonah, sekitar 10 mil (16 km) dari rumah keluarga Clintons.

“Tidak ada yang berhasil sampai ke rumah mereka,” kata juru bicara Bill Clinton dalam email. Seorang juru bicara Hillary Clinton merujuk pertanyaan ke pernyataan Dinas Rahasia. (ham)

Bagikan Ini :