Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden

telusur.co.id – Kasus dengan teror paket mencurigakan tak hanya dialami oleh Barrack Obama dan Hillary Clinton saja, mantan Wakil Presiden Joe Biden dan aktor Robert de Niro juga mengalaminya.

Hal itu terjadi pada hari Kamis, sehari setelah beberapa tokoh Demokrat dan beberapa aktor mengkritik tajam Presiden AS Donald Trump.

Paket mencurigakan yang ditujukan kepada Biden ditemukan di fasilitas surat di New Castle County di Delaware. Sedangkan Robert de Niro ditemukan di 375 Greenwich Street di Manhatta, Tribeca Film Center dan Tribeca Grill Restaurant. De Niro adalah pemilik restoran dan pendiri Festival Film Tribca.

De Niro secara terbuka mengkritik Trump selama setahun terakhir. Aktor-sutradara itu melemparkan senonoh ke presiden pada bulan Juni pada upacara Tony Awards. “Ini tidak lagi ‘Turun dengan Trump,’ itu ‘f ** k Trump'”, kata De Niro.

Sementara, Dinas Rahasia AS mengatakan, pihaknya menemukan satu paket yang ditujukan kepada Clinton di Westchester, pinggiran utara Manhattan akhir Selasa.

Paket kedua, yang ditujukan kepada Obama, ditemukan Rabu pagi di Washington, DC. “Paket-paket itu segera diidentifikasi selama prosedur penyaringan surat rutin sebagai alat peledak potensial dan ditangani dengan tepat seperti itu,” kata Dinas Rahasia dalam sebuah pernyataan.

Semua orang yang menjadi sasaran sering difitnah oleh kritikus sayap kanan, termasuk mantan Presiden AS Barack Obama, mantan Menteri Luar Negeri dan calon presiden Hillary Clinton dan Jaksa Agung Eric Holder.

Juga ditargetkan adalah mantan Direktur CIA John Brennan, donor Partai Demokrat terkemuka George Soros dan Perwakilan California Maxine Waters, kritikus Trump yang blak-blakan. Dua paket dikirim ke Waters, yang Trump sebut sebagai “orang dengan IQ luar biasa rendah.”

Paket-paket bom itu dikirim ketika negara itu bersiap untuk pemilihan 6 November yang akan memutuskan apakah Demokrat menguasai satu atau kedua majelis Kongres dari Partai Republik dan menolak Trump yang mayoritas partainya sekarang pegang di kedua majelis. (ham)

Bagikan Ini :