Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Aksi Bela Tauhid yang berpusat di depan gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (26/19/18), terus berlangsung.

Massa, baik orang tua maupun anak-anak mendegarkan dengan hikmat orasi yang disampaikan orator dengan berapi-api, dari atas mobil komando.

Pantauan telusur.co.id, 10 meter dari mobil komando depan gedung Kemenko Polhukam, terbentang spanduk yang diletakkan di jalan, bertuliskan imbauan agar umat tidak memilih pemimpin yang melindungi penistaan agama. Termasuk tidak memilih pemimpin yang melindungi pihak yang melakukan pembakaran bendera kalimat Tauhid.

“Jangan pilih pemimpin pelindung penistaan agama dan pembakar bendera Tauhid #AyoBelaUlama #BemderaTauhidPanjiRasul”.

Tak hanya itu, massa aksi yang tergabung Reuni Akbar Monas 2 Desember 2018 mendesak agar GP Ansor dibubarkan.

“Ayo… Bubarkan Ansor Banser NU…!!!” demikian tulisan dalam spanduk aksi Bela Tauhid. [ipk]

Bagikan Ini :