Chusnul Mariyah Ph.D. (Dosen Ilmu Politik UI),Amien Rais (Ketua MPR RI 1999-2004) dan Ridwan Saidi (Budayawan Betawi). Foto:Bambang Tri P / telusur.co.id

telusur.co.id – Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais batal menemui Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, lantaran yang bersangkutan beserta pimpinan KPK lainnya tak berada di kantornya.

Menurut mantan ketua umum PP Muhammadiyah, dirinya telah menitip pesan kepada Agus melalui salah seorang pejabat KPK.

Dalam pesan itu kata Amien, dirinya menyatakan, bahwa lembaga anti rasuah itu bukanlah lembaga yang perlu ditakuti.

“Saya mengatakan, (kepada salah satu pejabat KPK) beri tahu Pak Agus Rahardjo, KPK tidak angker sama sekali, jangan diangker-angkerkan nah itu,” ujar Amien di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (29/10/18).

Amien yang datang bersama beberapa tokoh berjanji, pihaknya akan kembali mendatangi KPK nantinya. Ia pun mengungkapkan tidak ingin bermusuhan dengan KPK, dan hanya ingin berdiskusi.

“Kita itu mau baik-baikan, kita bedah korupsi dimana negara sudah melindungi para koruptor. Nanti kita ada buktinya, ada angkanya, ada contoh-contohnya,” terang Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Amien juga menuturkan, ia telah memberitahu Ketua KPK agar tidak meremehkannya. Apalagi orang-orang yang bersama Amien merupakan tokoh nasional yang berintegritas.

“Kami yang datang ini semua tokoh-tokoh berintegritas, jadi jangan membuat KPK angker. KPK sama sekali tidak angker, bahkan harus kita rekonstruksikan kembali,” tukasnya.[far]

Bagikan Ini :