telusur.co.id- Dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba, maka dibutuhkan kerjasama dari semua pihak. Termasuk kerjasama lintas kementerian dan lembaga negara lainnya.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT) Henry Yosodiningrat pada saat upacara pelantikan pengurus DPP dan sekaligus peringatan HUT GRANAT ke-19 di Kawasan Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (28/10/18).

“Pada kesempatan ini ijinkan saya untuk kembali mengingatkan kepada kita semua, khususnya kepada semua pihak terkait dengan 6 perintah presiden yang dikeluarkan pada tanggal 24 Febuari 2016 lalu, terkait Indonesia Darurat Narkoba,” ujar Henry.

Disebutkan Henry, keenam perintah presiden ini antara lain seperti sektor di pemerintahan seperti BNN, Polri, TNI, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Dirjen Bea dan Cukai harus bekerjasama dan menghilangkan ego.

Kemudian, perintah presiden  adalah sikap pernyataan perang terhadap kejahatan narkoba, penanganan hukum yang harus lebih keras dan lebih tegas lagi kepada jaringan-jaringan yang terlibat. Presiden juga memerintahkan untuk menutup celah penyeludupan yang berkaitan dengan narkoba. Termasuk juga  mengkampanyekan bahaya narkoba terus digaungkan dengan cara yang lebih kreatif untuk para generasi muda.  Pengawasan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) agar lebih diperketat, khususnya pada lapas narnarkoba.

” Di momentum ini saya ingin sampaikan khususnya kepada kepolisian RI, BNN dan Panglima TNI, DPR RI serta masyarakat semua yang peduli bahwa Indonesia Darurat Narkoba. Semangat inilah yang pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi pada saat perayaan puncak hari anti narkoba,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dikatakan Henry bahwa enam perintah presiden ini perlu terus diingatkan kepada siapa saja, terutama kepada internal GRANAT. Karena Henry meyakini bahwa enam dari perintah presiden tersebut tidak dengan sungguh-sungguh dilaksanakan oleh pihak-pihak tertentu.

“Mengutip dari pernyataan Presiden Jokowi pada tanggal 24 Februari 2016 lalu yang mengatakan bahwa dirinya ingin agar ada langkah-langkah pemberantasan narkoba yang lebih gencar lagi, yang lebih berani lagi, yang lebih gila lagi, yang lebih komprehensif lagi dan dilakukan secara terpadu,” ujarnya.

Henry menginginkan GRANAT bisa menjadi ujung tombak dalam melakukan pemberantasan terhadap narkotika. Namun dirinya menyadari bahwa dalam melakukan tugasnya ini, GRANAT harus tetap berkerjasama dan bersinergi.

“Mari kita semua bekerjasama dan menghilangkan ego sektoral, semua keroyok rame-rame,” tegas Henry.[far]

Bagikan Ini :