Ketua DPR RI Bambang Susatyo/foto telusur.co.id

telusur.co.id- Ketua DPR Bambang Soesatyo mengaku kaget dengan ditetapkannya Taufik Kurniawan sebagai tersangka dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagai koleganya di DPR, Bamsoet mendoakan Taufik untuk bersabar dan tetap beraktifitas di DPR, sambil menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami tentu sebagai kolega pak Taufik kurniawan pasti kaget dan prihatin dan mendoakan beliau bisa menjalankan ptoses hukumnya dengan sabar,” kata Bamsoet, sapaan karibnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/10/18).

Bamsoet mengaku yakin, meski Taufik telah ditetapkan sebagai tersangka, kinerja-kinerja DPR tidak akan berpengaruh. Karena tugas-tugas Taufik sebagai pimpinan DPR yang mengkoordinasi keuangan akan dihandle oleh pimpinan lainnya. Termasuk dirinya yang juga akan menghadle kerja Taufik saat absen di DPR.

“Inikan menyangkut piket masa reses ya tentu nanti bagian reses saya yang akan mengambil alih mana kala beliau tidak hadir di DPR. Saya harapkan beliau tetap hadir dan aktif di DPR dan tidak perlu mundur sambil melaksanakan proses hukum yang sedang di jalanani,” harap Bamsoet.

Diketahui, KPK resmi menetapkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

“KPK menetapkan TK (Taufik Kurniawan) sebagai tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin lalu.

Politikus PAN itu, diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan perolehan anggaran DAK fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016.

Dalam pengesahan APBN Perubahan Tahun 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK sebesar Rp 93,37 miliar. Diduga, TK menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp 3,65 miliar.

Taufik disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurut b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001.[far]

Bagikan Ini :