Net

telusur.co.id- Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang mendapat tanggapan dari pelbagai pihak. Sebab, kecelakaan itu telah menewaskan ratusan penumpang.

Namun, ada juga yang meminta agar pemerintah meneliti serta mengusut penyebab jatuhnya pesawat itu.

Adalah pengacara kondang, Hotman Paris Hutape yang meminta pemerintah meneliti penyebab jatuhnya Lion Air Air JT 610.

Baca juga: DPR Tegaskan Lion Air Harus Diberi Sanksi

Hal itu disampaikannya lewat akun Instagram-nya, @hotmanparisofficial, pada Rabu (31/10/18).

Awalnya, pengacara 30 miliar (julukan Hotman) ini, menceritakan tentang pengalamannya menjadi seorang lawyer.

“Hotman Paris sudah 35 tahun telah menangani berbagai dan mungkin ribuan perkara,” ucap Hotman Paris.

Baca juga: Tragedi Jatuhnya Pesawat Lion Air, Pimpinan MPR Ucapkan Duka Mendalam

Raja Pailit ini curiga, jatuhnya Lion itu lantaran adanya kelalaian. Sebab, sebelum terbang ke Pangkal Pinang, menurut Hotman, sehari sebelumnya, pesawat tersebut dari Bali dan sudah bermasalah.

Baca juga: Jatuhnya Pesawat Lion Air, Politisi Golkar Geram dengan Dirjen Perhubungan

“Salah satu teknik untuk meneliti kecelakaan Lion adalah pada hari sebelumnya dia berangkat dari Bali ke Jakarta landing sudah malam, katanya sudah bermasalah tapi subuh sudah berangkat lagi, pagi sudah berangkat lagi. Kapan waktunya dilakukan perbaikan? Atau penelitian?” kata Hotman.

Hortman meminta pemerintah segera menyelidiki kejadian itu.

Baca juga: Menhub Pastikan Lion JT610 Jatuh di Laut Jawa

“Itu adalah titik sensitif yang Menteri Perhubungan dan KNKT harus segera meneliti,” pinta Hotman.

Selain itu, Hotman juga meminta agar para pengacara dari Amerika Serikat untuk datang ke Jakarta menemui keluarga korban. Selanjutnya, Ia menyarankan agar para lawyer tersebut segera menggugat perusahaan pesawat.

Baca juga: Berduka, Boeing Siap Bantu Selidiki Jatuhnya Lion Air JT610

“Para pengacara ambulan cheser dari Amerika sudah waktunya datang untuk menghubungi keluarga korban untuk kemungkinan gugat perusahaan Boeing. Ambulan chaser para pengacara dari Amerika datang segera ke Jakarta,” tandasnya.[Ipk]

Bagikan Ini :