Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Foto:Istimewa

telusur.co.id- Politikus muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Andi Setiawan mengatakan, saran Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) meminta kegiatan kampanye dihentikan sementara agar semua pihak fokus membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, adalah hal  yang wajar. Karena, di Palu, Donggala dan sekitarnya sedang dilanda musibah.

“Sebagai sebuah usulan tentu apa yang disampaikan oleh Pak SBY agar kampanye di daerah bencana dihentikan itu sah-sah saja. Hal itu sebagai bentuk keprihatinan terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan daerah sekitarnya,” kata Andi kepada telusur.co.id, Senin (1/10/18).

BACA JUGA :  Klaim Gerindra, Prabowo-SBY Lanjutkan Koalisi Demi Selamatkan Indonesia

Namun, alumnus UIN Sunan Kalijaga ini menganggap, usulan dari presiden ke-6 RI itu perlu ada persetujuan dari elit politik lain. “Penghentian kampanye di daerah terdampak bencana tersebut perlu mendapatkan persetujuan dari semua pihak, baik itu penyelenggara pemilu maupun dari parpol peserta pemilu,” kata Andi.

Disisi lain, Andi juga menyarankan, jika pun tidak dihentikan, kampanye khusus di daerah terdampak bencana alam sebaiknya diarahkan pada upaya untuk membantu korban.

Langkah kampanye yang bisa dilakukan, tutur Andi, ialah membemberi bantuan dan pendampingan dalam rangka pemulihan korban pasca bencana gempa dan tsunami di Sulteng.

BACA JUGA :  Bantah Pindah Dukungan, PPP Tetap Loyal Pada Jokowi

“Intinya, mau dihentikan atau tidak itu tidak ada masalah. Hanya saja, diperlukan kesadaran bagi para peserta pemilu agar kampanye di wilayah terdampak bencana itu disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi di sana,” tandasnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini