telusur.co.id – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyerukan tiga rekomendasi bagi parlemen negara G20 dan dunia, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Pernyataan itu diungkapkan ketika Fadli Zon menjadi pembicara di acara pertemuan parlemen negara G20 di Argentina.

Pertama, parlemen harus memiliki political will yang kuat untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Kedua, parlemen juga harus mengambil peran aktif dalam membuka dan mengusut secara tuntas setiap kasus-kasus korupsi, baik di eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Ketiga, diperlukan juga kerja sama antarparlemen dalam pemberantasan korupsi pada satu platform bersama. Dalam konteks ini, GOPAC membuka diri kepada setiap anggota parlemen, mantan anggota parlemen negara G20, dan organisasi-organisasi internasional untuk berkolaborasi. Sebagaimana yang telah GOPAC lakukan pada 2016 bersama UNDP, Islamic Development Bank, dan Westminister Foundation for Democracy.

“Ketiga rekomendasi tersebut, menjadi kunci untuk membentuk suatu pemerintahan yang tidak hanya transparan dan bersih, namun juga responsif terhadap berbagai permasalahan,” ungkap Fadli Zon.

Selain tiga hal itu, Fadli juga menekankan pentingnya untuk memulai inisiatif dari institusi parlemen. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan, harus dimulai dari institusi parlemen itu sendiri.

Sebagai organisasi internasional, GOPAC saat ini tengah menggagas satu inisiatif bersama dengan Open Government Partnership (OGP), untuk mendorong keterbukaan institusi parlemen. Meski inisiatif keterbukaan parlemen sudah ada sejak 2012, namun masih diperlukan komitmen yang lebih luas dari parlemen berbagai negara. Khususnya parlemen negara-negara G20.

“Saya mencatat, saat ini telah ada beberapa negara yang mendeklarasikan keterbukaan parlemen. Seperti Parlemen Kanada pada 2012, Parlemen Perancis pada 2015, dan Parlemen Indonesia yang baru saja mendeklarasikan Open Parliament pada Agustus 2018 lalu. Inisiatif positif ini perlu dukungan yang lebih luas.”

Dan forum G20, adalah momentum yang tepat bagi parlemen negara-negara G20 untuk melangkah menuju keterbukaan yang lebih substantif. Menjadikan institusi parlemen yang lebih terbuka dan transparan, demi terwujudnya Pemerintahan yang bersih dan efektif. (ham)

Bagikan Ini :