Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) Foto:Bambang Tri P / telusur.co.id

telusur.co.id – Komisi Pemilihan Umum belum bisa mengambil langkah terkait putusan Mahkamah Agung soal hasil uji materi yang diajukan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau OSO

Sebab, KPU belum menerima salinan putusan MA hasil hasil uji materi larangan pengurus partai politik menjadi calon anggota DPD.

Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu salinan putusan tersebut.

“Iya. Belum sampai,” kata Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Disampaikan, nantinya langkah yang akan diambil KPU adalah mempertimbangkan amar putusan MA.

MA mengabulkan gugatan uji materi yang diajukan oleh Oesman Sapta. Uji materi dilakukan terhadap Peraturan KPU (PKPU) Nomor 26 Tahun 2018 yang memuat larangan pengurus partai politik menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Sebelumnya, KPU mencoret OSO sebagai calon anggota DPD lantaran tidak menyerahkan surat pengunduran diri dari partai politik. OSO dianggap masih tercatat sebagai anggota partai politik.

Menurut putusan Mahkamah Konstitusi (MK), anggota DPD dilarang rangkap jabatan sebagai anggota partai politik. Aturan mengenai larangan anggota DPD rangkap jabatan tercantum dalam putusan MK No. 30/PUU-XVI/2018 yang dibacakan pada Senin, (23/7/18). [ipk]

Bagikan Ini :