Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air beregistrasi PK-LQP yang sedang melaksanakan penerbangan JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang, di laut Karawang, Jawa Barat, Senin pagi (29/10/18), telah menyita perhatian dunia.

Bahkan, media-media massa ternama luar negeri turut menyoroti insiden pesawat yang membawa 189 orang itu.

Salah satunya media massa ternama dan terpercaya, The Washington Post (washingtonpost.com). Dengan sangat jelas, media itu menyebut Lion Air yang kecelakaan milik Perusahaan Cina.

The Latest: Chinese company owned crashed Lion Air plane,” demikian judul berita yang dimuat oleh washingtonpost, pada tanggal 29 Oktober 2018.

Dalam artikel, tepatnya pada paragraf pertama, washingtonpost menulis jika media terbesar kedua milik pemerintah Cina, China News Service (CNS), mengatakan sebuah perusahaan asal negara itu, Cina Minsheng Investment Group Leasing Holdings Ltd (CMIG), adalah pemilik pesawat Lion Air yang jatuh hari Senin dengan membawa 189 penumpang.

Perusahaan itu, menyewakan pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 itu ke maskapai Lion Air,” tulis The Washington Post, yang dikutip telusur.co.id, Kamis (1/11/18).

CNS mengutip CMIG Leasing yang mengungkapkan kesedihan mendalamnya atas kecelakaan itu dan menyatakan telah berkomunikasi dengan Lion Air, Boeing, serta organisasi lainnya.

CMIG Leasing adalah bagian dari kelompok CMIG yang memiliki banyak jenis usaha, seperti logistik, energi, dan perawatan kesehatan. [ipk]

Bagikan Ini :