Ketua FUI Al Khaththath/ telusur.co.id

telusur.co.id – Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath ikut angkat bicara terkait digratiskannya jalan tol Suramadu. Menurut dia, jika kepala negara menggratiskan jalan, itu sudah kewajibannya.

“Tapi tentu gak harus Suramadu mestinya. Jagorawi, Cipularang, Cikampek, Brexit lalu sampai Pasuruan itu semua gratis aja, bukan hanya Suramadu,” kata Al Khaththath ditemui di kantor Dewan Da’wah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/18).

Dirinya menerka penggratisan tol Suramadu yang dilakukan calon petahana untuk memperoleh simpati masyarakat. Apalagi, kebijakan tersebut dikeluarkan saat Jokowi kembali mencalonkan diri sebagai Presiden di Pilpres 2019 mendatang.

“Ya pasti lah. Orang Madura saya kira sudah paham itu,” kata Al Khaththath.

Meski demikian, menurutnya, orang Madura sudah punya pendirian. Bukan karena tol digratiskan lalu tiba-tiba memilih Jokowi di Pilpres 2019.

“Saya kira pilihan orang Madura tetap Prabowo. Meskipun ada penggratisan, orang Madura sudah streotip ya. Dari dulu sudah Prabowo – Sandi. Dulu kan menang di daerah tapal kuda itu,” tambah dia.

Jadi, apapun kebijakan Jokowi, lanjut dia, tetap saja Jokowi akan sulit untuk menang di Madura.

“Sulit saya kira. Kalau kebijakannya menggratiskan seluruh jalan tol saya setuju,” pungkasnya.[far]

Bagikan Ini :